

Senin – Kamis, 06 – 09 Oktober 2025
Dalam upaya menjaga relevansi dan kualitas pendidikan di tengah tantangan era digital, Telkom University (Tel-U) menginisiasi program peningkatan kompetensi masif bagi sivitas akademikanya. Melalui Direktorat Pascasarjana dan Advance Learning (PSAL), Tel-U menyelenggarakan serangkaian sertifikasi intensif untuk 110 dosen dan Tenaga Penunjang Akademik (TPA) dari kampus Surabaya. Kegiatan yang dijadwalkan pada 6 hingga 9 Oktober 2025 ini merupakan pilar penting dari inisiatif Telkom University National Campus yang bertujuan menyelaraskan dan mempertinggi standar pengajaran digital di seluruh jaringan kampus. Tiga program utama yang disasar adalah Certification in Administration of Learning Management System (CALMS), Certification in Content Development (CeConD), dan CeLOE Video Crew Certification (CeLVI), yang kesemuanya merupakan fondasi ekosistem e-learning modern.
Fokus utama PSAL terletak pada penguatan kapasitas dosen sebagai ujung tombak pembelajaran. Melalui program CALMS (8 Oktober), para pengajar dibekali kecakapan optimal dalam mengelola platform Learning Management System (LMS) berbasis Moodle, memastikan sumber daya digital dimanfaatkan secara maksimal dan efisien. Selanjutnya, program CeConD (9 Oktober) mendorong aspek inovasi, melatih dosen merancang konten digital yang interaktif—termasuk strategi penyusunan skrip dan bahan ajar untuk produksi video pembelajaran. Pelatihan ini bukan sekadar transfer ilmu, melainkan upaya strategis untuk memastikan dosen Tel-U memiliki sertifikasi resmi sebagai bukti kompetensi unggul dalam pengembangan konten yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa masa kini.
Inisiatif ini turut menyasar penguatan dukungan teknis melalui program CeLVI (CeLOE Video Crew Certification) yang berlangsung selama dua hari (6-7 Oktober). Program ini secara spesifik menargetkan TPA dan student staff agar menguasai seluk-beluk produksi video pembelajaran yang profesional. Materi pelatihan mencakup tahapan pra-produksi (teknik pencahayaan, audio, dan kamera), eksekusi shooting, hingga penguasaan proses pasca-produksi (teknik editing). Dengan adanya sertifikasi CeLVI, Telkom University memastikan bahwa setiap unit di kampus cabang memiliki tim produksi yang terstandar dan mumpuni, menjamin kualitas materi ajar video yang konsisten, berstandar teknis tinggi, dan mendukung pengalaman belajar yang setara di seluruh kampus Tel-U Nasional.
Direktur Pascasarjana dan Advance Learning, Telkom University, menegaskan bahwa serangkaian sertifikasi ini merupakan langkah proaktif institusi dalam mentransformasi model pengajaran. Program ini diharapkan tidak hanya menciptakan tenaga pengajar dan staf yang mahir secara teknis, tetapi juga mendorong mereka menjadi agen perubahan yang secara berkelanjutan menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, fleksibel, dan bermutu tinggi. Dengan kolaborasi apik antar-kampus ini, Telkom University semakin memantapkan posisinya sebagai pelopor dalam pengembangan sistem digital learning terintegrasi di Indonesia.
Penulis: KTUT